Garasi dan Carport, Mirip Tapi Tak Sama

Carport. Foto: www.homify.de

 

Garasi dan carport berbeda, meski secara fungsi keduanya serupa. Sama-sama tempat menyimpan mobil, melindungi dari gempuran cuaca dan mengamankannya dari tangan-tangan jahil.

 

Bentuk & Lokasi

Garasi berupa ruang penyimpanan tertutup, yang kerap menyatu dengan rumah, lengkap dengan lantai, dinding, dan langit-langit. Tergantung posisi pintu masuk utama rumah untuk kendaraan, garasi biasanya terletak satu garis lurus dengan akses keluar dan masuk tersebut.

Sementara itu, carport umumnya terbuka tanpa atap atau semi terbuka dengan atap. Halaman yang menjadi jalur masuk menuju rumah diatapi , dialihfungsikan jadi tempat menyimpan mobil.

Atap carport bisa berupa kantilever (menggantung) yang menyatu dengan rumah utama. Atau, berupa pergola dimana atap disangga oleh tiang-tiang di setiap sudutnya. Pergola bisa terbuat dari kayu ataupun besi. Atapnya kerap dilapis dengan lembaran-lembaran fiberglass. Tak jarang, pemilik menghijaukan atap pergola dengan tanaman rambat untuk memberi kesan asri pada rumah.

Dari deskripsi di atas sudah jelas jika garasi memberikan perlindungan yang lebih baik daripada carport.

 

Ukuran Ruang

Ilustrasi ukuran ruang garasi.

Luasan minimal yang harus disediakan untuk membuat garaasi yang bisa menampung satu buah mobil sebesar 12,5-18 meter persegi dengan ukuran panjang ruang 5-6 meter dan lebar 2,5-3 meter.

Kebutuhan luas carport tak jauh berbeda dengan garasi, hanya sedikit lebih kecil. Butuh sedikitnya 10-15 meter persegi untuk membuat carport yang bisa menampung 1 mobil dengan ukuran panjang ruang 2-3 meter dan lebar 5 meter.

Pastikan ketika membuat garasi ataupun carport tersedia jarak yang cukup lapang antara dinding-dinding rumah dengan mobil agar bisa leluasa saat hendak keluar maupun masuk ke dalam mobil. Minimal ada jarak antara 20cm pada bagian depan/belakang mobil dengan dinding atau pagar rumah, serta 50cm pada sisi mobil yang berbatasan dengan dinding.

Membuat garasi maupun carport tentu tidak menjadi masalah bagi pemilik rumah yang luasan lahannya tak terbatas. Ukuran garasi dan carport tinggal menyesuaikan dengan jumlah mobil yang dimiliki.

Bagi mereka yang tinggal di lahan terbatas, carport biasanya menjadi pilihan. Bayangkan, Jika rumah yang ditinggali tipe 21 atau 36 yang luas tanahnya hanya 45-60 meter persegi saja, hampir sepertiga lahan rumah sudah habis untuk menyimpan mobil.

 

Biaya

Selain tak harus mengorbankan terlalu banyak lahan yang sudah sempit, biaya pembuatannya juga relatif lebih murah. Membangun garasi untuk 1 mobil bisa memakan biaya hingga belasan juta rupiah.

Jika pasaran biaya pembangunan rumah saat ini rata-rata Rp 2 juta per meter persegi, untuk membangun garasi yang bisa menampung 1 mobil saja bisa menelan biaya minimal Rp 25 jutaan. Pembangunan carport tak memakan biaya sebesar itu. Bahkan, kini terdapat carport kit dengan harga terjangkau yang bisa dirakit sendiri.

Garasi. Foto: www.adelto.co,uk

Tags:
Leave a Comment