Bromelia, Tanaman Bercorak Unik

Foto: NatureGarden/Pinterest

Sekilas tanaman ini mengingatkan kita akan tanaman nanas. Tidak salah jika berpikiran demikian. Bromelia memang satu keluarga dengan nanas, keluarga Bromeliaceae. Daunnya memiliki corak dan warna yang beragam, terlihat sangat indah. Belum lagi jika berbunga dengan warna-warni merah, merah tua, merah maroon, pink, dan ungu.

Bromelia tanaman asli daerah tropis Amerika. Daunnya kaku, seperti daun tanaman nanas, tumbuh langsung dari bawah karena tidak mempunyai batang atau cabang. Keluarga Bromeliaceae terdiri dari 45 genus, di antaranya, Aechmea, Ananas (tanaman nanas termasuk spesies di genus ini), Bilbergia, Cryptanthus, Guzmania, Neoregelia, Nidularium, Tillandsia, dan Vriesea. Spesiesnya kira-kira berjumlah 2000. Kebanyakan tanaman epifit – hidup di tanaman lain namun tidak mengambil nutrisi dari tanaman tersebut. Singkatnya, tidak merugikan tanaman yang ditumpangi, bukan parasit. Mendapat air dan nutrisi dari hujan dan udara.

Baca: Palem Bangsawan dari Kerajaan Tanaman

Jenis-jenis Bromelia

Bromelia dijadikan tanaman hias di antaranya Aechmea. Genus ini terdiri dari kira-kira 200 spesies. Aechmea memiliki ciri khas, daunnya keras dan melengkung. Bentuk ‘vas’ jelas di bagian tengah tanaman sebagai tempat munculnya bunga. Jenis yang umum antara lain, Aechmea fasciata, Aechmea blumenafii, Aechmea fosteriana, dan Aechme organensis. Bagus untuk dijadikan hadiah ketika sedang berbunga. Jika pembungaan mencapai titik sempurna, bunga-bunga kecil bermunculan berwarna biru. Bunga bisa bertahan sampai beberapa bulan, setelah itu menghasilkan anakan. Tanaman induknya sendiri lama kelamaan mati. Penting untuk tidak memisahkan anakan dari induknya terlalu cepat. Aechmea juga sensitif terhadap keracunan logam.

Cryptanthus, disebut juga Earth Star atau Starfish plant. Terdiri dari kira-kira 20 spesies. Kebanyakan tidak berbatang dan berukuran kecil/kate. Tumbuh di tanah atau batu. Paling baik diletakan di wadah kaca atau terrarium. Corak daun beragam, polos biasa, striped (garis-garis)dan banded (pita) hijau, merah, kuning dan coklat. Panjang daun berkisar 10,16 cm (4 inci) sampai 38,1 cm (15 inci). Jenis yang berwarna paling cerah dan sulit tumbuh, Cryptanthus bromelioides tricolor.

Guzmania, biasanya disebut juga Scarlet Star. Terdiri dari 120 spesies. Tidak memiliki batang, hijau sepanjang tahun, tanaman epifit tahunan. Ditemukan di Florida Selatan, Amerika bagian tengah, selatan, utara dan barat. Bunganya indah dan berwarna menyolok. Jenis yang umum ditemukan, Guzmania dissitiflora, Guzmania ‘cherry’, Guzmania wittmackii.

Baca: Poinsettia si Bunga Natal 

Neoregelia, ada yang menyebut Aregelia. Terdiri dari 60 spesies. Jenis yang paling digemari Neoregelia carolinae triocolor, berwarna kemerahan di bagian tengah saat akan berbunga. Seiring waktu, seluruh daun akan  berubah warna menjadi pink.

Tillandsia, sebutannya Air Plant. Terdiri dari 400 spesies. Dua jenis yang populer Tillandsia cyanea dan Tillandsia lindenii. Jenis yang unik, Tillandsia usneoides (Jenggot Setan), menyerap air dan nutrisi dari udara (air root system). Benar-benar hidup dari udara (aeroponik). Tumbuh di batu dan media lain selain tanah.

Vriesea, dikenal dengan nama Lobster claw, Painted feather, atau Flaming sword. Terdiri dari 250 spesies. Jenis yang umum, Vriesea splendens, bunga seluruhnya berwarna merah berbentuk seperti pedang. Beberapa jenis tidak berbunga hanya berdaun. Vriesea splenriet memiliki corak dan bentuk daun seperti ular. Jenis lain di antaranya, Vriesea poelmanii dan Vriesea tiffany.

Baca: Suplir Tanaman Manja

Syarat tumbuh

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari sebanyak mungkin, namun tidak terkena langsung. Harus ternaungi tanaman lain atau menggunakan paranet untuk mengurangi sinar matahari. Suhu yang diinginkan kira-kira 18 derajat Celcius. Dilihat dari tempat asalnya, bagian tropis benua Amerika, seperti Brazil dan Mexico, tanaman ini dapat tumbuh baik di Indonesia karena iklimnya tropis.

Penyiraman dilakukan sesuai kebutuhan dan tergantung cuaca. Yang penting tanaman jangan sampai tergenang. Penggantian pot dilakukan setahun sekali, tapi yang penting penggantian media tanam. Media tanam paling baik, kompos. Ukuran pot harus sebesar mungkin disesuaikan dengan besarnya tanaman agar akar tanaman dapat dimuat dengan baik sehingga pertumbuhannya pun berlangsung baik(subur).

 

Naskah: Naomi Sinaga

 

 

Tags:
Leave a Comment