LG Indonesia Hadirkan Konsep Laundry Digital Pertama di Bandung

  • Home
  • Produk
  • LG Indonesia Hadirkan Konsep Laundry Digital Pertama di Bandung

Foto: dok. LG Electronics Indonesia

LG Electronics Indonesia membangun kemitraan strategis dengan PT. Triton Internasional yang telah dikenal sebagai distributor mesin cuci komersial di Indonesia. Kedua perusahaan ini berkolaborasi melalui merek usaha laundry Netto Laundromart. “Lebih dari sekedar menjadi alternatif penyedia mesin cuci komersial di Indonesia, LG membawa peluang wirausaha laundry digital dengan keterhubungan antara pemilik usaha dan konsumennya,” ujar Judo Susanto Sales Marketing PT. LG Electronics Indonesia.

Semakin bertumbuhnya hunian vertikal dan tingginya mobilitas masyarakat, menurut Judo Susanto, membuat bisnis layanan penatu atau laundry terus bertumbuh di Indonesia. Hanya saja, banyak jasa layanan laundry ini masih menggunakan mesin cuci yang sebenarnya didesain dengan tingkat kekuatan khusus penggunaan skala rumah tangga (end user).
Sementara di sisi lain, mesin cuci untuk kebutuhan komersial di Indonesia saat ini masih didominasi merek yang masuk melalui distributor. Bagi pengguna, hal ini memberi kesulitan pada layanan purna jualnya. “Berbeda halnya dengan LG, layanan purna jual termasuk mesin cuci komersial ini, akan ditangani langsung oleh LG,” ujar Judo Susanto.
Tak hanya itu, mesin cuci dan mesin pengering pakaian LG bagi kepentingan usaha dibuat dengan beberapa kelebihan. Termasuk di dalamnya, penggunaan teknologi Inverter Direct Drive motor yang memastikan proses kerjanya berjalan dengan teknologi hemat listrik.

Sementara, bicara lebih dalam terkait konsep wirausaha laundry digital, LG menyatakan optimis akan mendapat respon baik dari para calon wirausahawan laundry. Pasalnya konsep bisnisnya ini menitikberatkan pada penciptaan fleksibilitas waktu lebih baik bagi pemilik usaha dalam hal manajemen operasional usaha laundry miliknya. Hal ini terkait dengan kelengkapan fasilitas yang saling menghubungkan antara pemilik, mesin cuci dan pelanggan melalui unduhan aplikasi khusus di smartphone. Aplikasi ini memberikan informasi pada pemilik usaha terkait penggunaan mesin, arus penghasilan, hingga kunjungan kembali pelanggan. Informasi arus penghasilan dan kunjungan kembali pelanggan sendiri memungkinkan untuk didapat karena perbedaan cara transaksi pada konsep bisnis laundry digital ini.

Tak seperti kebanyakan laundry yang masih mengandalkan transaksi dengan uang langsung, laundry digital ini menggunakan kartu khusus yang bertindak seperti layaknya uang elektronik. “Selain lebih aman dari kemungkinan penyelewengan transaksi, fleksibilitas waktu memungkinkan pemilik usaha dapat membuat keputusan bisnis tanpa harus mewajibkannya terus berada di lokasi usaha,” ujar Judo Susanto. “Hal ini yang membuat konsep laundry digital membuka peluang lebih besar bagi para calon wirausahawan baik sebagai usaha utama maupun sebagai pendukung penghasilan utama dari bekerja di sektor formal,” ujarnya lagi.

Konsep bisnis laundry digital ini pun didesain dengan banyak manfaat kenyamanan bagi konsumen. Hal ini karena paket usaha ini menggabungkan layanan jasa cuci pakaian dengan kenyamanan penggunanya. Di antaranya, keberadaan ruang tunggu yang nyaman, TV, ketersediaan makanan atau minuman ringan dan konektivitas WiFi.

Konsep laundry digital dan self service ini diaplikasikan pertama kali melalui gerai Netto Laundromart di Apartemen Kalibata City Tower R, Jakarta. Kini, Netto Laundromart bersiap untuk membuka laundry digital 10 di kota Bandung. Laundry digital ini siap untuk melayani lebih dari 1000 konsumen perharinya dengan dukungan sebanyak 10 mesin cuci dan 10 pengering (dryer) di masing-masing outlet. Terkait kemitraan dengan LG, Kevin Nathaniel selaku Direktur PT. Triton Internasional menyatakan, “Ini merupakan kemitraan strategis diantara dua perusahaan dengan pengalaman panjang dan reputasi yang baik dalam industrinya. Kepercayaan tinggi dari masyarakat lintas generasi ini akan menjadi modal kuat bagi suksesnya peluang bisnis laundry digital ini,” ujarnya lagi. Kevin Nathaniel menyatakan telah berencana membuka lebih dari 100 gerai Netto Laundromart di berbagai daerah di Indonesia selama setahun ini.
“Berbagai kelebihan yang ada pada mesin cuci, dukungan layanan purna jual dan konsep bisnis laundry baru yang memberikan keuntungan lebih baik bagi pemilik usaha maupun konsumennya menjadi bauran tepat untuk suksesnya kemitraan ini di Indonesia,” ujar Gustian Pribadi, Sales Manager PT. Triton Internasional.

Tags:
Leave a Comment