Rumah Beraksen Skandiv Ini Tetap Keren Meski Dibangun di Lahan Terbatas

  • Home
  • Inspirasi
  • Rumah Beraksen Skandiv Ini Tetap Keren Meski Dibangun di Lahan Terbatas

Foto: @nila_lanungga.

Athome.id – Kali ini, athome.id kepo-in instagram Nila Permatasari @nila_lanungga yang keren. Tidak hanya bidikan fotonya yang unik. Namun juga sajian interior beraksen Skandiv (Skandinavian) yang menarik perhatian redaksi untuk menggali lebih dalam. “Tidak Skandiv yang terlalu dominan, saya cenderung mengatakan aksen atau ada elemen yang mengarah ke gaya tersebut. Paling utama untuk menghadirkan kenyamanan, tapi juga menarik secara visual,” tegas Nila. Butuh proses yang panjang berdiskusi dengan Nila, karena ibu tiga anak ini bekerja dari rumah mengelola bisnis onlinenya, sehingga harus mencari celah waktu yang pas untuk berbagi cerita.

Disela kesibukannya tersebut, athome.id berhasil berdiskusi dengan Nila untuk mengetahui lebih jauh kisah di balik rumahnya. Nila adalah seorang ibu rumah tangga dengan 3 anak yang bekerja dari rumah. Dia mengelola bisnis online sejak 9 tahun lalu, dengan memproduksi baju menyusui merk sendiri, yaitu Lamoms. “Bekerja dari rumah sudah dilakoni sejak 9 tahun lalu dan saya menikmati itu semua. Apalagi soal menata interior, selalu saya sediakan waktu untuk selalu tata-tata,” kisah Nila.

Aktif di media sosial, Nila juga tergabung dalam komunitas @homedecorlovers untuk membuka networking juga banyak mengambil ide-ide desain rumah. “Sosmed itu banyak memberi ide selain juga mencari referensi lain dari majalah atau tabloid,” kata Nila. Kediaman Nila dibangun di atas lahan seluas 96 meter persegi. Awalnya rumah Nila hanya terdiri dari bangunan satu lantai dengan ruang yang terbatas. Terdiri dari 2 kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Mengingat kebutuhan anggota keluarga yang terus bertambah, Nila merenovasinya menjadi bangunan 2 lantai. Dari renovasi tersebut menghasilkan 4 kamar tidur, 3 kamar mandi, ruang kerja, gudang, dan ruang servis (cuci jemur).

Untuk konsep interior didominsi warna putih dengan perpaduan elemen kayu pada furnitur dan aksesoris. Nila sangat tertarik pada gaya Skandinavian dan monochrome. Beberapa sudut ruangan ada kesan chic seperti taman dalam rumah.  “Dengan lahan terbatas, saya harus kreatif dalam layout ruang, agar bisa berfungsi maksimal. Termasuk dalam mengelola aliran udara dan pencahayaan yang baik pada ventilasi,” terang Nila.

Di lantai satu ruang lebih terbuka, sehingga bisa berkesan luas. Ruang terbuka atau open space dimulai dari living room, dining room, dapur, dan taman yang dibiarkan tanpa sekat. “Untuk warna didominasi putih, aksen lain seperti abu-abu, coklat kayu memungkinkan kita memadankannya lebih mudah,” jamin Nila.

Tags:
Leave a Comment