Palem Bangsawan dari Kerajaan Tanaman

Foto: Yudi DH

Hal pertama kali harus diketahui, palem bukan pohon tetapi tanaman. Lebih spesifik lagi, tanaman tahunan berumur panjang. Konon bagi orang Mesir Kuno, palem melambangkan umur panjang dan kehidupan baru. Di kebudayaan China Selatan dan Asia Tenggara pada zaman dahulu, daun palem digunakan sebagai kertas. Naskah asli kitab Buddha juga diabadikan pada sebuah daun palem.

Tanaman hias dari keluarga Arecaceae (Palmae) ini disebut sebagai kaum bangsawan dari kerajaan tanaman. Tanaman palem baik diletakkan di luar ruangan (outdoor) yang dimanfaatkan sebagai penghias jalan atau sebagai tanaman hias di halaman rumah. Palem banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Palem tanaman hias yang bersifat kosmopolitan, keberadaannya ditemukan di daerah tropis dan subtropis, di dataran rendah dan tinggi, di pegunungan dan di pantai, di tanah yang subur dan gersang.

Jenis palem sebagai tanaman hias, palem putri (Ravenea sp.), palem botol (Mascarena lagenicaulis atau Hyophorbe lagenicaulis), palem merah (Cyrtostachys lakka), palem raja (Roystonea sp.), palem ekor tupai (Wodyetia bifurcata), palem kuning, palem bintang (Acoelorrhaphe wrightii), dan lain-lain. Selain itu masih banyak lagi mengingat Indonesia negara yang mempunyai koleksi jenis palem terbanyak di dunia, sekitar 477 jenis.

Palem raja dikenal dengan Royal Palm karena bentuknya menawan, batangnya kokoh, daunnya hijau segar. Tinggi tanaman mencapai 25-30 meter. Bentuk palem putri sekilas seperti palem raja, hanya saja daunnya lebih lebar dan warnanya lebih hijau. Berasal dari Madagaskar, banyak dimanfaatkan sebagai penghias pinggir jalan atau tanaman pot. Palem botol, batang bawahnya menggelembung dan batang atas menyempit sehingga menyerupai botol. Pertumbuhan lambat, tajuknya sempit sehingga tidak memerlukan tempat yang luas.

Palem merah disebut juga sebagai pinang merah dan merupakan tanaman asli Indonesia. Keistimewaannya pada pelepah dan tulang daun yang merah menyala. Untuk mempertahankan warna merah, palem ditanam di terik matahari. Palem ekor tupai berbatang besar, tunggal dan tinggi. Sangat cocok untuk pelindung sepanjang jalan. Palem kuning populer pula dengan sebutan pinang kuning karena pelepah daun dan batangnya berwarna kuning.

 

Naskah: Naomi Sinaga

Tags:
Leave a Comment