Athome.id – Di tengah tekanan industri properti akibat tingginya suku bunga, perubahan tren pasar, dan melemahnya daya beli masyarakat, inovasi menjadi kunci utama bagi para pengembang untuk tetap tumbuh dan menjaga nilai aset.

PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memilih langkah berbeda. Tidak sekadar membangun hunian, emiten properti ini mulai mengembangkan konsep kawasan terpadu berbasis pendidikan dengan menggandeng Yayasan Al Azhar Syifa Budi untuk menghadirkan institusi pendidikan berstandar internasional di sejumlah proyek unggulannya.

Kolaborasi ini diyakini akan menjadi game changer dalam pengembangan kawasan mixed use dan apartemen modern di Indonesia.

Sekolah Jadi Magnet Baru Nilai Properti

Dalam tren properti modern, kehadiran fasilitas pendidikan kini tak lagi dianggap sebagai pelengkap semata. Institusi pendidikan unggulan justru menjadi faktor strategis yang mampu meningkatkan aktivitas kawasan, memperkuat captive market, hingga mendongkrak value properti secara signifikan.

Melihat peluang tersebut, DADA tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Yayasan Al Azhar Syifa Budi untuk mengembangkan fasilitas pendidikan modern yang terintegrasi langsung dengan proyek-proyek properti Perseroan.

Penjajakan awal dilakukan di kantor Yayasan Al Azhar Syifa Budi di kawasan TB Simatupang, Jakarta, dengan membahas konsep pengembangan sekolah internasional yang menyatu dengan kawasan hunian dan komersial milik DADA.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Tbk Adam Bilfaqih, Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk Bayu Setiawan, Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M, serta Direktur Business Development Yayasan Al Azhar Syifa Budi Hary Permana dan Kresna.

DAVE dan Apple 3 Condovilla Masuk Daftar Pengembangan

Dalam skema kerja sama ini, DADA akan berperan sebagai pengembang dan penyedia infrastruktur pendidikan modern. Sementara Yayasan Al Azhar Syifa Budi akan fokus pada kurikulum, sistem pembelajaran, hingga pengembangan akademik berbasis standar internasional.

Secara bertahap, fasilitas pendidikan tersebut direncanakan hadir di sejumlah proyek unggulan DADA, termasuk:

  • DAVE
  • Apple 3 Condovilla
  • Sejumlah kawasan potensial lain yang sedang dikembangkan Perseroan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang DADA untuk menciptakan diferensiasi proyek di tengah persaingan industri properti yang semakin kompetitif.

Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Adam Bilfaqih, mengatakan integrasi fasilitas pendidikan menjadi nilai tambah penting bagi kawasan hunian masa depan.

“Kami ingin menghadirkan ekosistem yang lengkap dalam setiap pengembangan kawasan. Integrasi fasilitas pendidikan berbasis internasional di proyek-proyek DCP akan menjadi nilai tambah signifikan, tidak hanya bagi penghuni tetapi juga bagi investor dan komunitas sekitar,” ujarnya.

Menurut Adam, kebutuhan terhadap institusi pendidikan berstandar internasional terus meningkat, terutama di kawasan hunian terpadu yang berkembang pesat.

Al Azhar Syifa Budi Optimistis Hadirkan Pendidikan Berdaya Saing Global

Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Dr. H. Hamid Chalid, SH., LL.M, menilai kolaborasi ini membuka peluang besar untuk memperluas model pendidikan unggulan di lokasi strategis.

“Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini. Dengan dukungan infrastruktur dari DCP, kami optimistis dapat menghadirkan institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” katanya.

Ke depan, penjajakan kerja sama ini akan dilanjutkan melalui pembahasan teknis, studi kelayakan, serta perencanaan pengembangan yang lebih komprehensif guna memastikan implementasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menegaskan bahwa proses penjajakan dengan investor maupun mitra strategis masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan yang mengikat.

“Kami berkomitmen untuk menyampaikan setiap perkembangan penting secara terbuka dan transparan melalui kanal resmi keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Bayu.

Ia juga menambahkan bahwa Perseroan menjalankan seluruh proses dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme demi menjaga kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

Bidik Kawasan Terpadu Bernilai Tinggi

Melalui strategi integrasi pendidikan ini, DADA berharap dapat memperkuat posisi sebagai pengembang kawasan terpadu yang tidak hanya fokus pada pembangunan properti, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Perseroan optimistis langkah tersebut mampu memperkuat struktur keuangan perusahaan sekaligus mendukung ekspansi proyekbproperti DADA lainnya.

“Kami berharap hasil dari proses ini nantinya dapat memperkuat struktur
keuangan dan mendukung ekspansi
proyek-proyek properti DADA di masa
mendatang,” pungkas Bayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *