Athome.id – Kota Balikpapan terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai salah satu pusat ekonomi di Kalimantan Timur. Dikenal sebagai “kota minyak”, Balikpapan tidak hanya unggul dari sisi industri, tetapi juga berhasil menerapkan konsep pembangunan berwawasan lingkungan. Perpaduan harmonis antara kawasan pesisir, hutan bakau, dan tata kota modern menjadikan kota ini kerap meraih penghargaan Adipura sebagai kota bersih, hijau, dan tertata.
Pertumbuhan ekonomi Balikpapan ditopang oleh sektor pertambangan dan industri, yang turut mendorong berkembangnya sektor pariwisata, khususnya wisata pantai dan mangrove. Dengan garis pantai yang luas serta ekosistem bakau yang terjaga, kota ini mampu menyelaraskan dinamika perkotaan dengan kekayaan alamnya. Tak heran, Balikpapan kini menjadi salah satu kota terbesar dan paling maju di Kalimantan Timur.
Baca Juga : Beachwalk Shopping Center, Mall Ikonik yang Mendunia Persembahan Paradise Indonesia
Perkembangan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan dan bisnis properti. Tren harga properti di Balikpapan terus menunjukkan kenaikan, seiring dengan pembangunan infrastruktur serta fasilitas kota yang semakin lengkap. Posisi strategis sebagai kota penyangga sekaligus gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memperkuat daya tarik investasi di wilayah ini. Selain itu, keberadaan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman semakin mendukung konektivitas kota dengan berbagai daerah.

Dari sisi infrastruktur, Balikpapan juga terus berbenah. Sarana transportasi darat tersedia lengkap, mulai dari angkutan kota, taksi, hingga transportasi berbasis aplikasi. Sementara itu, transportasi laut seperti speed boat, ketinting, dan kapal feri melayani mobilitas antarwilayah melalui berbagai pelabuhan. Pembangunan Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) pun tengah dipercepat untuk meningkatkan konektivitas regional.
Melihat potensi tersebut, PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia/INPP) optimistis mengembangkan proyek 88 Plaza Balikpapan. Berlokasi di kawasan strategis Jalan Manuntung, Sepinggan Baru, proyek ini dirancang sebagai pusat komersial baru yang tidak hanya memenuhi kebutuhan ritel modern, tetapi juga menjadi representasi wajah kota yang visioner.
Baca Juga : Paradise Indonesia Tampilkan Strategi Pertumbuhan Double Digit
Kawasan ini mengusung konsep urban district modern dengan menghadirkan open plaza yang mengedepankan suasana terbuka, nyaman, dan ramah bagi pengunjung. Dari total lahan seluas 8 hektare, tahap awal pengembangan mencakup 3 hektare yang akan diisi produk komersial berkonsep low density serta hotel berbintang.
Direktur PT Mitra Gemilang Mahacipta, Diana Solaiman, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang sebagai ruang yang memberikan pengalaman menyenangkan bagi berbagai kalangan. “Kami menghadirkan ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang investasi yang selaras dengan perkembangan kota,” ujarnya.
Pada tahap pra-peluncuran, Paradise Indonesia memasarkan ruko tiga lantai dengan harga mulai dari Rp3 miliar. Dari sekitar 40 unit yang ditawarkan sejak awal Februari, lebih dari 50 persen telah terjual. Menariknya, proyek ini tidak sekadar menghadirkan deretan ruko, melainkan dirancang sebagai kawasan urban terpadu yang diharapkan menjadi ikon baru Balikpapan.
Selama lebih dari dua dekade, Paradise Indonesia telah mengembangkan berbagai proyek properti di sejumlah kota besar seperti Bali, Batam, Bandung, Makassar, Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang. Hingga kini, perusahaan tersebut telah menyelesaikan 26 proyek di delapan kota.
Dengan mengusung strategi bisnis “4M”—menyasar kota besar (major cities), segmen menengah ke atas (middle-up), pengembangan mixed-use, serta skala proyek menengah—Paradise Indonesia berkomitmen menghadirkan proyek yang relevan dengan perkembangan zaman. “Kami ingin menciptakan proyek yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menjadi bagian dari masa depan kota,” tutup Diana.