Lima Tahun Berturut-turut, ABC Indonesia Raih TOP Halal Award 2026

Athome.id – Konsistensi menjaga kepercayaan konsumen kembali mengantarkan ABC Indonesia meraih TOP Halal Award 2026. Penghargaan yang diselenggarakan IHATEC Marketing Research pada 23 September 2026 di Jakarta ini menjadi pencapaian kelima secara berturut-turut bagi ABC Indonesia sejak 2022.

Tahun ini, tiga produk andalan ABC Indonesia, yakni Kecap Manis ABC, Sarden ABC, dan Saus Sambal ABC, berhasil meraih penghargaan pada kategori produk masing-masing. Capaian tersebut didasarkan pada hasil riset persepsi konsumen yang dilakukan IHATEC Marketing Research melalui TOP Halal Index.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan terhadap kekuatan merek ABC di tengah masyarakat, tetapi juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kehalalan, keamanan pangan, dan kualitas produk yang dikonsumsi sehari-hari.

Konsisten Hadirkan Produk yang Dipercaya Konsumen

Marketing & R&D Director PT Heinz ABC Indonesia, Felicia Julian, mengatakan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari penerapan nilai perusahaan, Consumer Obsessed, yang menempatkan kebutuhan dan preferensi konsumen sebagai prioritas.

Menurutnya, Kecap Manis ABC, Sarden ABC, dan Saus Sambal ABC telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan preferensi konsumen, sekaligus memenuhi standar kehalalan dan keamanan pangan secara konsisten.

“Kecap Manis ABC, Sarden ABC, dan Saus Sambal ABC merupakan produk yang menjadi bagian dari konsumsi harian masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan preferensi masyarakat melalui pemenuhan standar kehalalan dan keamanan pangan secara konsisten,” ujar Felicia.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya ABC Indonesia dalam menjaga kepercayaan konsumen, terutama terhadap produk pangan yang dikonsumsi setiap hari dan menjadi bagian dari kebutuhan rumah tangga.

Jaminan Halal Dimulai dari Rantai Pasok

Selain berorientasi pada konsumen, ABC Indonesia juga menempatkan tata kelola perusahaan dan kepatuhan sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas produk.

General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati, menjelaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan nilai perusahaan We Do the Right Thing. Nilai ini diwujudkan melalui penerapan prinsip halal, standar mutu, dan kepatuhan terhadap regulasi di seluruh lini bisnis.

“Menjaga kepercayaan publik membutuhkan disiplin tata kelola yang konsisten di seluruh lini bisnis. Kami memastikan prinsip halal dan standar mutu terintegrasi secara sistemik dalam rantai pasok, mulai dari pemilihan bahan baku, pengawasan proses manufaktur, hingga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” jelas Mira.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa jaminan halal tidak berhenti pada produk akhir, tetapi menjadi bagian dari proses yang dijalankan secara menyeluruh, mulai dari bahan baku hingga produk siap dikonsumsi masyarakat.

Kesadaran Halal Konsumen Indonesia Terus Menjadi Perhatian

Pentingnya menjaga standar kehalalan produk juga sejalan dengan tingginya perhatian konsumen Muslim Indonesia terhadap aspek halal dalam memilih makanan.

Data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yang merujuk pada survei nasional Populix bertajuk Insight and Customer Perspective of Halal Industry in Indonesia pada 2023, menyebutkan bahwa 93% konsumen Muslim di Indonesia menjadikan halal sebagai faktor utama dalam memilih produk makanan.

Angka tersebut menegaskan bahwa aspek halal memiliki peran penting dalam membangun keyakinan konsumen terhadap suatu produk. Bagi produsen, kondisi ini sekaligus menuntut komitmen yang konsisten dalam memenuhi standar kehalalan, menjaga kualitas, serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap produk halal, penilaian independen juga dibutuhkan untuk melihat sejauh mana komitmen produsen tercermin dalam persepsi konsumen.

TOP Halal Award, Ukur Kepercayaan Konsumen terhadap Merek

Menjawab kebutuhan tersebut, IHATEC Marketing Research menyelenggarakan TOP Halal Award sejak 2022. Ajang ini menilai ratusan merek dari berbagai kategori produk di Indonesia melalui riset TOP Halal Index.

Penilaian dilakukan secara independen melalui survei terhadap ribuan konsumen di berbagai kota besar. Riset tersebut mengukur dua dimensi utama, yakni Brand Element, yang mencakup daya ingat dan reputasi merek, serta Halal Element, yang mengukur persepsi konsumen terhadap kehalalan dan keamanan produk.

Direktur IHATEC Marketing Research, Evrin Lutfika, menjelaskan bahwa TOP Halal Award diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memilih produk sekaligus menjadi tolok ukur bagi industri untuk membangun kredibilitas jangka panjang.

“TOP Halal Award hadir sebagai panduan independen bagi masyarakat dalam memilih produk halal yang terjamin, sekaligus menjadi parameter bagi pelaku industri dalam membangun kredibilitas jangka panjang. Mempertahankan posisi teratas selama lima tahun berturut-turut menunjukkan bahwa sebuah perusahaan berhasil menjaga konsistensi kehalalan, mutu dan transparansi informasinya di mata publik,” jelas Evrin.

Melalui pendekatan berbasis persepsi konsumen tersebut, TOP Halal Award memberikan gambaran mengenai bagaimana aspek halal dan reputasi merek dinilai oleh masyarakat.

Lima Tahun Berprestasi, ABC Indonesia Perkuat Komitmen Halal

Raihan TOP Halal Award selama lima tahun berturut-turut menjadi momentum bagi ABC Indonesia untuk terus mempertahankan konsistensi dalam penerapan standar halal, mutu, dan kepatuhan regulasi.

Penghargaan yang kembali diraih Kecap Manis ABC, Sarden ABC, dan Saus Sambal ABC pada 2026 ini sekaligus mempertegas upaya perusahaan dalam mengintegrasikan kebutuhan konsumen dengan penerapan tata kelola yang bertanggung jawab.

Ke depan, konsistensi dalam menjaga kehalalan, keamanan pangan, dan kualitas produk tetap menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Bagi ABC Indonesia, kepercayaan tersebut bukan hanya tentang mempertahankan penghargaan, melainkan juga tentang menjaga standar produk yang menjadi bagian dari keseharian konsumen Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *