Athome.id Pandemi belum usai. Bahkan kasus aktif kembali meningkat akhir-akhir ini. Pemerintah mengetatkan lagi mobilitas masyarakat, termasuk dengan penerapan PPKM. Berbagai aktivitas mulai kembali dipusatkan di rumah. Makan, minum dan ngemil pun harus banyak di rumah. Artinya, piring dan gelas kotor siap bertumpukan lagi di dapur … menyisakan pe-er untuk mencucinya. Belum lagi wajan serta panci yang habis dipakai untuk memasak.

Mengaku saja deh, bisa jadi Anda salah satu orang yang paling tidak suka mencuci piring ketimbang pekerjaan rumah lainnya. Atau, Anda sudah kadung sibuk work from home dan melihat tumpukan piring kotor semakin menambah penat. Dishwasher bisa dipertimbangkan sebagai solusi! Mengapa?

“Pekerjaan rumah tangga yang terus tertunda memberi ketidaknyamanan bagi penghuni rumah. Karenanya, bukan hanya tak sedap dipandang, wajar pula jika tumpukan piring kotor menambah beban pikiran Anda. Belum lagi dampak lanjutannya: alat makan dan keseluruhan dapur menjadi tidak higienis. Kondisi yang semakin tidak bisa dikompromikan, terlebih di tengah pandemi,” jelas Pratiwi Lestari, Marketing Executive Bosch Home Appliances Indonesia.

“Penggunaan dishwasher membantu mengurangi beban pekerjaan rumah tangga Anda sehingga waktu bisa diefektifkan untuk aktivitas lain. Lebih dari itu, dengan dishwasher, satu kepenatan mengenai kebersihan dapur tak perlu lagi Anda khawatirkan. Peralatan makan dan masak pun lebih higienis sehingga Anda lebih tenang bersantap di rumah bersama keluarga,” lanjutnya. 

Bosch sendiri telah merilis perdana produk dishwasher (mesin pencuci piring) pada 1964. Berlandas pengalaman nyaris enam dekade tersebut, Bosch memberi 6 alasan mengapa setiap dapur perlu mesin pencuci piring! 

 

1.     Hemat nyaris 2 galon air 

Tahukah Anda, ternyata mencuci piring dengan tangan membutuhkan sekitar 40 liter air. Sementara, menggunakan dishwasher  bisa menghemat hingga 33,5 liter air per siklus bilas. dibandingkan mencuci piring dengan tangan di bawah air mengalir. Hemat nyaris 2 galon air mineral (per galon berisi 19 liter).

2.     Tak boros listrik

Ada anggapan bahwa menggunakan mesin pencuci piring akan boros listrik. Padahal, dishwasher umumnya dirancang hemat energi. Mesin cuci piring Bosch, misalnya, ternyata hanya membutuhkan sekitar 0,67 kWh per siklus cuci (mode pencucian Eco).

3.     Hemat waktu setara liburan 8 hari setahun

Anda hanya perlu 15 menit untuk memasukkan/mengeluarkan peralatan makan kotor ke/dari dishwasher. Sebaliknya, dengan jumlah piring kotor yang sama, total waktu yang Anda gunakan mencapai sekitar 60 menit. Artinya, Anda menghemat waktu hingga 45 menit per siklus. Alias, 210 jam waktu luang per tahun … atau 8 hari liburan. Lumayan kan, cukup buat road trip keliling Jawa!

4.     Bebas Residu Kimia! Lebih dari Bunuh Kuman dan Bakteri

Spons cuci piring bekas pakai merupakan sarang E.coli dan Salmonella – jenis bakteri yang memicu keracunan. “Berbeda dengan mencuci piring manual, dishwasher mampu membunuh kuman melalui penggunaan air panas. Khususnya pada mesin pencuci piring Bosch, fitur HygienePlus-nya berfungsi melakukan pencucian dengan air panas hingga 70 derajat sehingga peralatan makan dan masak Anda lebih higienis. Cocok bagi keluarga dengan anak kecil atau penderita alergi,” papar Pratiwi Lestari. Bahkan, bukan hanya membunuh kuman dan bakteri, dishwasher Bosch juga menghilangkan residu kimia dari sabun cuci piring. Lebih bersih, lebih higienis!

5.     Noda tak bandel lagi 

Opor menyisakan gumpalan lengket di dasar dan tepian mangkok. Atau, bagi penyuka makanan Italia, wadah bekas membuat lasagna seringkali menyisakan pinggiran keju yang mengeras. Sudah malas membayangkan episode menyuci piring yang ribet? Nah, dishwasher membantu Anda berdamai dengan noda-noda nakal itu. Pancaran air bertekanan tinggi mampu membersihkan keseluruhan permukaan alat makan, termasuk sudut dan celah yang sulit dijangkau dengan metode cuci piring manual.

6.     Momen berharga makin luar biasa

Betul, masih pandemi. Namun, ketika keluarga harus dan memungkinkan berkumpul, sayang dong jika waktunya terbuang untuk mencuci piring. Eh, tidak sopan juga meminta tamu (apalagi mertua) yang melakukannya. Dengan adanya dishwasher, Anda bisa lebih fokus menikmati momen kumpul bersama orang-orang terdekat, menjadikan kesempatan itu semakin istimewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.