Bunga dan Aneka Pernik dalam Menyambut Hari Raya Imlek

  • Home
  • Inspirasi
  • Bunga dan Aneka Pernik dalam Menyambut Hari Raya Imlek

Foto: The Social Rose/Pinteres.

Athome.id – Gaya oriental China memang identik dengan warna merah dan emas. Pilihan warna yang digunakan selain merah yang berarti kemakmuran,  juga warna biru sebagai lambang kesuburan. Warna putih digunakan sebagai penetral yang memperlembut warna merah yang dominan.

Walaupun perayaan Imlek kental dengan nuansa merah dan emas, memilih bunga yang menghias ruang tak harus selalu yang berwarna merah. Sentuhan merah dihadirkan pada bunga Anthorium yang ditaruh dalam mangkok-mangkok porselen kecil bertabur kerikil putih. Satu buah mangkok berisi satu bunga Anthorium. Bunga tabur berupa kelopak mawar merah disebarkan pada beberapa pajangan untuk menampilkan kesan etnik serta memperkuat warna merah yang ada.

Baca: Sambut Imlek, Ruang Keluarga Nuansa Oriental Ini Bisa Dijadikan Inspirasi

Baca: Tidak Hanya Merah, Warna Lain Bisa Dijadikan Aksen Saat Imlek

Bunga-bunga kamboja Jepang berwarna merah jambu ditaruh dalam wadah berisi air yang diletakkan di atas meja utama. Bunga Casablanca yang dipadu ranting-ranting yang ditaruh dalam pot antik Cina berwarna coklat, serta rangkaian bunga sedap malam dipilih untuk menampilkan nuansa hijau putih. Wangi bunga sedap malam juga turut menyegarkan ruang. Untuk tanaman yang mewakili nuansa oriental Cina, dipilih batang-batang bambu yang dipadu dengan bunga Golden Shower berwarna kuning yang ditata dalam wadah gentong besar.

Jika perabot yang dimiliki tidak bergaya oriental, saatnya berkreasi di pernak-pernik yang menghias ruang. Pilihan barang-barang produksi China merupakan alternatif paling tepat untuk menampilkan gaya oriental. Piring-piring porselen putih-biru khas China, atau nampan kayu bertuliskan huruf China berbentuk bulat bisa dipilih sebagai dekorasi penghias dinding.

Tulisan China berwarna emas yang diukir di atas kayu, bisa berupa syair atau yang memiliki makna tertentu, misalnya lambang keabadian bisa juga dijadikan hiasan dinding yang menarik. Patung-patung singa berbagai ukuran untuk pajangan di atas meja, selain guci-guci atau porselen China. Patung porselen singa warna biru berukuran kecil, diletakkan di atas meja oval. Patung singa dari bahan batu dengan ukuran yang lebih besar, ditaruh di lantai pada sisi kanan-kiri meja konsol.

Untuk menaruh hidangan berupa kue-kue kecil dan manisan khas Imlek, bisa menggunakan tempat makan dari kayu berbentuk bulat atau toples-toples kaca bening. Bantal-bantal pelengkap tempat duduk, sarung bantalnya bisa dipilih bernuansa coklat untuk menyesuaikan dengan perabot berbahan kayu, atau paduan warna merah hitam dengan sulaman benang emas untuk memberikan sentuhan oriental. Bila ingin kesan yang lebih netral, bisa menggunakan warna putih.

Penerangan dalam ruang keluarga memakai lampu gantung antik berbahan kayu dengan selubung dari kertas kalkir polos. Penerangan tambahan menggunakan standing lamp dari bahan kuningan atau table lamp yang dimodifikasi dari botol antik. Lilin panjang berwarna merah dipasang pada tempat lilin dari stainless steel. Lilin berwarna pink yang lebih soft, dalam gelas-gelas kaca akan menghasilkan sinar teduh yang memberikan kesan lebih akrab pada ruang keluarga bergaya oriental.

Tags:
Leave a Comment