Athome.id – PT Darya-Varia Laboratoria Tbk memanfaatkan momentum 50 tahun perjalanannya di Indonesia untuk memperkuat investasi di bidang pengembangan sumber daya manusia, khususnya peneliti perempuan. Melalui program D-STAR 2026 (Darya-Varia Scholarship for Talented Aspiring Women Researchers), perusahaan ingin mendorong lahirnya lebih banyak perempuan yang mampu menjadi peneliti, inovator, sekaligus pemimpin di sektor kesehatan.
Program yang memasuki tahun ketiga tersebut mengusung tema “Empowering Women Researchers to Level Up as Future Leaders” dan kini tidak lagi hanya berfokus pada pemberian beasiswa. Darya-Varia memperluas dukungan melalui pendanaan penelitian, pelatihan kepemimpinan, mentoring bersama praktisi industri, hingga pengembangan jejaring profesional.

Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr. Ian Kloer, mengatakan investasi terhadap talenta muda menjadi bagian penting dari kontribusi perusahaan bagi masa depan kesehatan Indonesia.
“Pada momentum 50 tahun Darya-Varia, kami ingin memastikan bahwa kontribusi kami tidak hanya hadir melalui produk kesehatan berkualitas, tetapi juga melalui investasi pada talenta yang akan membentuk masa depan kesehatan Indonesia. Kami percaya perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi dan kemajuan ilmu pengetahuan,” ujar dr. Ian Kloer.
Menurut Ian, kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi kunci agar semakin banyak perempuan memperoleh kesempatan berkembang sebagai ilmuwan sekaligus pemimpin.
AI Jadi Fokus Baru
Salah satu pembaruan dalam D-STAR 2026 adalah masuknya topik Artificial Intelligence (AI) sebagai fokus penelitian. Langkah ini diambil untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam pengembangan teknologi kesehatan berbasis kecerdasan buatan.
Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak mengingat masih adanya kesenjangan gender dalam pemanfaatan AI. Data Harvard Business School dan Lean In menunjukkan laki-laki menggunakan AI generatif secara rutin sekitar 16–22 persen lebih tinggi dibandingkan perempuan. Di sisi lain, perempuan baru mengisi sekitar 26 persen posisi spesialis AI di industri teknologi.
“Kami ingin memberdayakan lebih banyak perempuan muda berbakat untuk berkembang menjadi peneliti, inovator, dan pemimpin yang mampu menghadirkan solusi kesehatan yang relevan bagi masyarakat,” kata Ian.
Kolaborasi Kampus Diperluas
Tahun ini Darya-Varia juga memperluas jejaring akademik dengan menggandeng Universitas Pancasila sebagai mitra baru. Sebelumnya, D-STAR telah bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, serta Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung.
Perluasan kemitraan tersebut diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswi untuk mengembangkan riset sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Guru Besar Sekolah Farmasi ITB sekaligus Seminariat Ikatan Apoteker Indonesia, Prof. Dr. apt. Ilma Nugrahani, S.Farm., M.Si., menilai kolaborasi semacam ini penting untuk memperkuat ekosistem riset nasional.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi peneliti perempuan bukan terletak pada kemampuan akademik, melainkan tersedianya ekosistem yang mampu mendukung mereka berkembang menjadi peneliti sekaligus pemimpin.
“D-STAR menjadi contoh kolaborasi yang mampu menjembatani dunia akademik dan industri sehingga talenta muda memiliki ruang untuk memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Perempuan Punya Potensi Besar
Direktur Growth Ventures PT Darya-Varia Laboratoria Tbk sekaligus juri D-STAR 2026, Astry Tri Astuti, mengatakan pengalaman kariernya membuktikan bahwa perempuan Indonesia mampu berkembang hingga menduduki posisi strategis apabila memperoleh kesempatan yang setara.

“Melalui D-STAR, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk tumbuh sebagai peneliti, inovator, dan future leaders. Bagi Darya-Varia, empowering women bukan hanya sebuah tema, tetapi bagian dari budaya perusahaan,” katanya.
Skema Beasiswa Ditambah
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Darya-Varia juga meningkatkan nilai manfaat program pada penyelenggaraan D-STAR 2026.

Selain Beasiswa Utama senilai Rp30 juta, perusahaan menghadirkan dua kategori tambahan di masing-masing universitas mitra, yakni D-STAR Achievement Scholarship senilai Rp5 juta dan D-STAR Appreciation Scholarship senilai Rp5 juta.
Melalui perluasan dukungan tersebut, Darya-Varia berharap semakin banyak mahasiswi berprestasi memperoleh kesempatan mengembangkan penelitian yang mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan kesehatan di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem inovasi nasional.