Athome.id – Arsitektur menjadi salah satu estetika yang patut dipertimbangkan dalam memilih hunian. Desain fasad dan interior kerap mendapat perhatian yang tidak kalah penting dari sekadar lokasi yang strategis. Grand Wisata Bekasi menghadirkan hunian modern dengan berbagai konsep arsitektur yang menarik.

Menyadari hal ini, Grand Wisata dikembangkan dengan riset dan keinginan konsumen. Apa yang yang menjadi tren di masyarakat dan kebutuhan yang diharapkan setiap keluarga, sudah terpenuhi dengan memiliki unit rumah di Grand Wisata Bekasi.

Handoyo Lim, Marketing & Promotion Department Head, mengatakan, Grand Wisata tidak hanya menawarkan satu desain arsitektur. Gaya desain rumah setiap tahun diubah dengan melihat tren di masyarakat, namun tetap dengan benang merah gaya arsitektur modern. Konsep ini lebih mudah diterima dan masuk kepada semua kalangan.

Meski pun desain terkesan sebatas kosmetik dan siapa pun bisa meniru, tapi kualitas dari bangunan tersebut yang tidak bisa diikuti. Selain itu, Grand Wisata selalu melihat apa kebutuhan dasar konsumen, karena Grand Wisata Bekasi tidak sekadar menjual rumah, tetapi memenuhi kebutuhan dasar pembeli.

Coba saja bandingkan desain-desain rumah yang dulu berkembang, rumah dengan lebar 6 hingga 7 meter, hanya ada carport satu. Tapi saat ini rumah lebar 5 meter bisa ada dua carport. Dahulu rumah kecil paling hanya terdiri dari dua kamar tidur. Saat ini rumah di Z Living Grand Wisata, lebar 5,5 meter, tetapi kamar tidurnya saja  minimal sudah ada tiga ruang.

“Bahkan di Grand Wisata rumah dengan lebar 7 meter, kamar tidur 4 plus 1 dan rumah lebar 8 meter bisa ada 5 plus 1 kamar tidur. Kamar tidurnya pun tidak sempit, minimal 3 x 3,5 meter supaya ideal. Hal seperti inilah yang kami terapkan pada rumah yang dibangun di Grand Wisata,” ujar Handoyo.

Setelah konsep rumah menjadi daya tarik, Grand Wisata juga melengkapinya dengan berbagai kebutuhan dasar lain seperti rumah sakit, sarana pendidikan, pasar, pertokoan, tempat kuliner, dan lainnya.

Salah satunya Gelar Waroeng, tempat wisata kuliner yang menarik secara arsitektur dan terjangkau secara kantong. Di dalamnya terdapat berbagai menu yang menggugah selera seperti siomay, steak, tahu gejrot, empal gentong, seafood, dan jenis makanan lainnya.

Di dalamnya tersedia 2 area toilet, di sisi kanan dan kiri pintu utama. Soal kebersihan, Gelar Waroeng terasa di dalam mal, dengan pilihan penutup lantai berkelas. Pengunjung bisa memilih di area dalam (dilarang merokok) dan luar (merokok), tujuannya tentu saja untuk melindungi orang di sekitarnya agar nyaman.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.