Athome.id— Terbentuknya Forum Komite Sekolah Kabupaten Bekasi (FKSKB) mendapat sambutan positif dari kalangan kepala sekolah. Keberadaan forum ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara satuan pendidikan dan masyarakat demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Komite sekolah sendiri memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, yang menegaskan peran komite sebagai mitra strategis sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan. Sejalan dengan regulasi tersebut, FKSKB digagas sebagai wadah komunikasi dan sinergi seluruh pengurus komite sekolah se-Kabupaten Bekasi.

Kepala SDN Cibening 01 Kecamatan Setu, Muhammad Muhayat,  menilai kehadiran FKSKB menjadi spirit baru bagi para kepala sekolah, khususnya dalam membangun sekolah dasar yang berkualitas melalui kerja sama yang harmonis dengan komite sekolah.

“Berdirinya FKSKB ini menjadi dorongan bagi kami, para kepala sekolah, untuk benar-benar berkolaborasi. Membangun sekolah yang baik dan berkualitas tidak bisa lagi hanya mengandalkan kepala sekolah seorang diri,” ujarnya.

Muhayat kemudian berbagi pengalaman nyata di SDN Cibening 01. Ia mengakui, sebelum adanya kolaborasi yang solid dengan komite sekolah, berbagai persoalan harus dihadapi sendiri, termasuk dalam berhadapan dengan pihak ketiga.

Salah satu kolaborasi komite sekolah dengan wali murid dan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak-anak.
Salah satu kolaborasi komite sekolah dengan wali murid dan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak-anak.

“Dulu SDN Cibening 01 mungkin dipandang sebelah mata. Banyak persoalan yang harus saya hadapi sendiri. Alhamdulillah, setelah bekerja sama dengan komite sekolah, khususnya dengan Pak Sarip, perubahan besar mulai terlihat,” ungkapnya.

Kolaborasi tersebut membuahkan hasil konkret. Berbagai permasalahan satu per satu dapat diselesaikan, termasuk peningkatan sarana prasarana sekolah. Muhayat menyebut pembangunan pagar sekolah yang kokoh dan representatif sebagai salah satu simbol perubahan.

“Sekarang sekolah kami memiliki pagar yang bagus, lengkap dengan penerangan, bahkan mungkin satu-satunya di Kecamatan Setu dengan model seperti ini. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti nyata hasil kerja sama,” jelasnya.

(Paling Kanan) : Kepala SDN Cibening 01

Dampak positif lainnya terlihat dari meningkatnya kepercayaan masyarakat. Jumlah peserta didik di SDN Cibening 01 terus bertambah signifikan.

“Jika dulu jumlah murid sekitar 200, sekarang Alhamdulillah menjadi yang terbanyak di Kecamatan Setu, mencapai 884 siswa, hampir 900,” tambahnya.

Muhayat mengaku bangga dengan terbentuknya FKSKB dan berharap forum ini dapat menjadi pionir yang menginspirasi kecamatan lain di Kabupaten Bekasi.

“Saya yakin, jika FKSKB berjalan dengan baik, kolaborasi kepala sekolah dan komite akan semakin kuat. Ini akan mendorong peran serta masyarakat dalam pendidikan dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

By Ismed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *