Foto: Donny Amrin

Social Bar disini berarti bar untuk bersosialisasi. Bukan bar yang melakukan kegiatan sosial dengan menyantuni fakir miskin dan anak terlantar yang seharusnya dipelihara oleh negara. Karena jarang menantang udara malam di Bandung yang dingin, saya mengunjungi KIRI di pagi hari, sekitar pukul 9. Tentu saja bar ini masih tutup.

Sembari menunggu bar buka untuk melayani makan siang, saya menunggu di dalam sambil menikmati interiornya yang menurut saya menenangkan, sangat pas dengan cuaca hujan di pagi itu. Di MIMITI Coffee yang berbagi halaman yang sama dengan KIRI, suasananya lebih hidup. Beberapa tamu sudah menikmati kopi paginya. Tamu-tamu inilah yang mengubah suasana interior KIRI. Mereka melintasi jalan masuk di samping gedung, sehingga jendela-jendela besar ini menjadi ‘bingkai’ bergaya modern. Bingkai lebar memanjang dengan dekorasi kursi rotan dan lampu gantung.

Kesenangan bertambah ketika kunjungan saya berlanjut bincang-bincang sambil makan siang dengan salah satu pemilik KIRI, Alvin – seorang desainer grafis, dan sang ayah – arsitek lulusan UNPAR yang merancang bangunan ini. Seperti orang-orang kreatif lain yang pernah saya temui di Bandung, keduanya sangat rendah hati dan tidak segan berbagi ilmu dari pengalaman mereka. Serius. Saya mengatakan ini bukan karena makan siang gratisnya. Lihat foto lengkapnya di sini.

 

Naskah : Donny Amrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.