Foto: Dok. Ratih Paramitha.

Athome.id – Tidak perlu rumah luas untuk menghadirkan hunian dengan elemen dekorasi yang cantik. Cukup dengan luasan bangunan 72 meter persegi dan tanah 120 meter persegi, pasangan Ratih Paramitha dan Ricky Dinihari, mengolah interiornya sangat menarik. Terdapat banyak elemen wall décor yang menghias dinding dan pilihan warna-warni yang dinamis, ramai tapi tidak melelahkan mata.

Menikmati dalam menata rumah baru dirasakan Ratih saat kehamilan putri keduanya. Ada banyak waktu luang disela-sela menanti kelahiran, Ratih mengeksplorasi interior rumahnya dengan memberi elemen dekoratif. Dimulai dari teras depan dengan taman yang sederhana, ditambahkan pagar kayu yang semuanya didesain sendiri. Area ini seolah penanda identitas Si Nyonya rumah, sekaligus penyambut tamu yang berkunjung.

Area teras dan fasad tidak lepas dari dekorasi Ratih, baik lantai maupun dindingnya.

Kini, pasca anak kedua yang kian besar, hobi itu tidak pernah berhenti, melalui akun instagramnya @ratihparamitha11, dia kerap berbagi ide sederhana dan unik, baik dalam hal menata maupun mengolah cahaya lampu rumah. Kebiasaan ini terus dilakukan dikala moodnya datang tiba-tiba atau merasa bosan dengan tatanan yang lama.

Terbatasnya lahan, layout ruang dalam dibuat terbuka dengan fungsi yang lengkap seperti ruang keluarga, ruang makan, semi bar, dan dapur. Kamar tidur berada di sisi kiri rumah secara linear. Di ruang keluarga, Ratih sudah mendekorasinya beberapa kali. Untuk yang saat ini warna hijau dan sofa coklat jadi andalannya.

Ruang makan dan dapur dalam satu layout yang berdampingan, tanpa menghilangkan fungsi utamanya. Tetap cantik dengan banyaknya ornamen dekoratif.

Terdapat tiga elemen yang menjadi pakem Ratih dalam menata interior. Pertama pewarnaan dinding dengan cat, kedua memanfaatkan wall sticker pada beberapa sisi dinding, dan ketiga memanfaatkan wall décor. Ketiga elemen tersebar, ada yang di area makan, meja semi bar, ruang makan, dan kamar tidur.

“Kuncinya harus memilih warna yang tepat dan padan. Jika pun bertabrakan harus enak dilihat. Inspirasinya bisa dicari dari majalah interior atau browsing,” jelas Ratih yang kebanyakan membeli aksesori melalui online shop.

Dengan space yang terbatas, Ratih tetap bisa menyiapkan makanan dengan nyaman. Karena ruangnya didesain dengan tema yang lebih kekinian.

Tidak hanya piawai dalam mengelola warna dan elemen dekoratif, Ratih juga pintar mengolah ruang dan memanfaatkannya. Ruang makan memanfaatkan sisi dinding ruang keluarga dengan meletakkan satu set meja makan dan kursinya. Seolah menjadi satu dekorasi ruang tersendiri.

Eksplorasi interior berlanjut pada sudut ruang yang terletak di bagian belakang. Dekat dengan akses area servis. Terdapat sebuah meja semi bar, lengkap dengan fasilitas alat meracik kopi. Di dindingnya memajang beragam elemen dekoratif.

Tidak hanya ruang publik, area privat seperti dua kamar tidur ini juga ditata dengan cantiknya.

Tidak hanya ruang publik yang ditata menarik. Ruang privat seperti kamar tidur mendapat sentuhan dekorasi. Tiap sudut yang terbatas dimanfaatkan menjadi tempat yang enak dilihat. Pada kamar tidur utama, selain mengutamakan kenyamanan, Ratih tetap mengolah interiornya dengan baik. Berbagai aksesori tetap menjadi daya tarik yang ingin dihadirkan.

“Tidak ada sudut rumah yang terlihat berantakan atau kosong. Jadi tetap harus ada sesuatu yang bisa dilihat dan menarik perhatian,” tutur ibu dari Raline Syahira Khanza Putri dan Raesha Hifza Shafana Putri, yang juga ikut dalam komunitas @design_style_community.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.