Go Green sudah menjadi gaya hidup kaum urban, salah satunya melalui penggunaan sedotan pakai ulang. Ya, pakai ulang yang artinya bisa dipakai berulang kali. Tentu Anda sudah mendengar berita yang viral belakangan ini mengenai penyu dan ikan laut yang menderita, bahkan mati, karena benda-benda berbahan plastik yang dibuang sembarangan oleh manusia. Ada yang tenggorokannya tersedak karena memakan plastik kresek, ada yang hidungnya tersumbat karena kemasukan sedotan plastik, bahkan ada yang seluruh mukanya tertutup plastik kresek sehingga tidak bisa bernafas dan mengakibatkan kematian hewan laut tersebut. Sangat menyedihkan.. Sampah plastik yang kita buang sembarangan ternyata amat sangat berbahaya bagi hewan yang hidup di laut.

Penyu terjebak kantong plastik yang termakan (dok. nationalgeographic.com)

Oya, di United Kingdom bahkan sedotan plastik sekali pakai tersebut akan dilarang penjualannya. Rencananya akan ada peraturan tersendiri yang dibuat untuk pelarangan tersebut. Hal itu diutarakan pemerintah United Kingdom pada April kemarin. Tak heran, mengingat 8,5 miliar sedotan plastik sekali pakai dibuang masyarakat United Kingdom dalam satu tahun. Di Indonesia sendiri, menurut Divers Clean Action (2017) di laman diverscleanaction.org, masyarakat Indonesia menghasilkan sampah sedotan plastik sekali pakai sebanyak 93.244.847 dalam satu hari. Atau jika disusun berderet itu sepanjang 16.784 kilometer, setara dengan jarak antara Jakarta dan kota Meksiko. Bayangkan, itu sehari saja loh..

Karena itu, mari kita mulai terapkan gaya hidup go green di kegiatan kita sehari-hari. Bagi kaum perempuan yang suka berbelanja, kurangi penggunaan kantong kresek dengan membawa sendiri tas kantong dari rumah. Bagi kaum urban yang suka jajan, dianjurkan untuk memakan di tempat agar mengurangi penggunaan kemasan yang terbuat dari plastik. Nah, bagi kamu yang suka mengkonsumsi minuman ringan menggunakan sedotan, gunakanlah sedotan pakai ulang. Sedih kan kalau ingat peristiwa sedotan plastik yang menyumbat hidung penyu hingga melukainya sampai berdarah..

Ada beberapa jenis sedotan pakai ulang yang bisa kita pilih:

Sedotan kaca (ecostrawz.co.uk)

Sedotan Kaca

Terbuat dari kaca non-toxic yang aman digunakan untuk minuman panas maupun dingin. Kacanya tebal, sama dengan bahan kaca untuk membuat wadah kaca tahan panas dan tabung laboratorium. Walaupun demikian, jika jatuh ke lantai yang keras, bisa pecah. Namun karena sifatnya transparan, kita bisa melihat dengan jelas kebersihan bagian dalam sedotan. Cocok bagi Anda yang peduli tentang dampak kebersihan sedotan bagi kesehatan.

Sedotan bambu (amazon.com)

Sedotan Bambu

Terbuat dari bambu, sedotan ini sudah pasti ramah lingkungan. Jika sudah menjadi sampah, sedotan bambu bisa terurai dan diolah menjadi kompos. Tampilannya yang bergaya rustic, dengan motif yang berbeda satu sama lain, cocok bagi Anda penyuka benda-benda unik yang alami.

Sedotan silikon (amazon.com)

Sedotan Silikon

Terbuat dari silikon, sedotan ini memang dihargai lebih mahal dibanding sedotan pakai ulang lainnya. Karena bahannya silikon, sedotan ini mudah dibengkokkan dan segera kembali ke bentuknya semula. Juga ramah di mulut karena sifatnya yang lunak untuk dikunyah, dibanding sedotan pakai ulang lainnya. Ukurannya pun bisa disesuaikan. Anda bisa mengguntingnya jika ingin ukurannya lebih pendek.

Sedotan stainless steel (dok. tokopedia/missdragon)

Sedotan Stainless Steel

Dibanding bahan lainnya, stainless steel paling tahan lama. Tidak mudah pecah, kuat, tahan hingga bertahun-tahun sehingga hemat. Anda tak perlu membeli ulang, kecuali bila hilang. Karena karakter logam yang keras, sedotan ini tersedia dalam beberapa bentuk, yaitu lurus, bengkok, atau yang berdiameter besar, sesuai kegunaannya. Gunakan untuk minuman dingin, karena sifat logam yang menghantar panas membuatnya tidak nyaman digunakan untuk minuman panas.

 

Demikian beberapa jenis sedotan pakai ulang yang bisa menjadi alternatif pilihan Anda untuk memulai gaya hidup go green sehari-hari. Selain ramah lingkungan, Anda juga bisa berhemat karena bisa dipakai berulangkali. Jangan lupa dibersihkan dengan sikat sedotan yang banyak tersedia di pasaran ya..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.